Jambu Dalhari Dari Jogotirto

Author: Jogotirto Online // Category:

Cikal bakal

Tahun 1985 Dalhari yang hobi bertani ini mencoba mengembangkan jambu air itu. Ia mendapatkan bibit jambu air dari Pak Sastro, seorang tetangga yang tinggal di Dusun Candibang, Jogotirto, Berbah, Sleman. Dari seluruh tetangga yang meminta izin Pak Sastro untuk mencangkok pohon jambu air itu, hanya Dalhari yang diizinkan Pak Sastro.
Dua pohon induk pertama ditanam Dalhari di halaman rumahnya. Dari cikal bakal pohon jambu air itu, Dalhari membuat cangkokan pohon baru dan membagikannya untuk tetangga yang ingin mengembangkan jambu air.
Kini tak kurang dari 1.500 batang pohon ditanam hampir seluruh warga di Dusun Krasaan. Ribuan pohon lain tersebar di Desa Jogotirto, Kecamatan Prambanan, bahkan dibawa sanak saudaranya ke Jakarta. Sejak pematenan nama Jambu Air Dalhari, ia tak khawatir varietas ini ditanam di luar Jogotirto.
Penjualan jambu air Dalhari dimulai awal tahun 1990-an. Sebelum dipatenkan, harga jambu air ini maksimal Rp 2.000 per kg. Sekarang harga jambu mencapai Rp 3.500-Rp 4.500 per kg untuk yang berukuran besar atau isinya delapan butir per kg. Sedangkan, jambu yang ukurannya tidak terlalu besar dijual Rp 1.500 per kg atau isinya 12 biji per kg.Dari 30 pohon miliknya, Dalhari bisa memanen 1,5 sampai 4 kuintal jambu air tiap musim panen. Ketika dijual, ia mendapatkan setidaknya Rp 2 juta. Salah satu hasil penjualan jambu air adalah rumah yang ditempatinya saat ini.Bagi petani, merawat pohon jambu air Dalhari ini tidak sukar. Pemupukan dilakukan saat hendak menanam pohon dan dilanjutkan dua kali setahun memakai pupuk kandang.Sekarang, para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Rukun di Padukuhan Krasaan tengah menyiapkan pupuk organik olahan. Selain melihat pertumbuhan pohon dan buah jambu air Dalhari yang semakin memikat, para petani tergiur meniru pemakaian pupuk organik pada pertanian lainnya.
Usahanya untuk terus mengembangkan jambu air ini dilakukannya sebagai aktivitas pengisi masa tuanya. Pensiunan anggota Koramil Berbah, dengan pangkat sersan dua itu, tidak ingin setelah tak berdinas, lantas duduk berpangku tangan. Jangan sampai saat pensiun, justru diam dan sakit, ujar Dalhari, seolah tak mau kalah dengan kegairahan pemuda desa menjual jambu air Dalhari di pinggir jalan.

Label : Phone Cell Wallpapers Game Phone Free Games Free car body design

Candi Abang Pesona Jogotirto

Author: Jogotirto Online // Category:



Candi Abang terletak di Sleman Timur, tepatnya di Padukuhan Candi Abang Jogotirto, Berbah, Sleman. Menyuguhkan candi Abang sebagai wisata utamanya, desa wisata budaya ini tidak terlalu jauh dari Bandara, Candi Banyunibo, dan Candi Barong. Dibangun pada abad ke-9 dan ke-10, sekilas candi ini berupa gundukan tanah yang mirip bukit. Struktur bangunan yang terbuat dari bata merah, diketahui setelah dilakukan tes split (ekskavasi). Candi ini berupa bangunan tunggal peninggalan klasik jaman Hindu - Budha masa kerajaan mataram dengan satu halaman dan halaman pertama miliki ukuran 65 x 64 m yang kemungkinan halaman utama.
Dinamakan candi abang karena bangunannya terbuat dari batu bata merah.Sebuah lingga yang merupakan lambang dewa Siwa (Dewa tertinggi agama Hindu) dan Arca Budha ditemukan di candi ini. Tahun 1932 juga ditemukan prasasti pendek dengan tanggal 794 saka (872 AD). Tanggal pada prasasti merupakan penanggalan yang belum dipakai saat pendirian candi abang.


Label : Phone Cell Wallpapers Game Phone Free Games Free car body design